Belajar dari “SLANK” Sang band Rock Legendaris Indonesia

Pentingkah Positioning, Differentiation dan Brand untuk Sukses Kita ?
October 16, 2014
Berubah atau Usang
December 4, 2014

Dua minggu yang lalu merupakan salah satu hari penting dalam hidup saya (Karena sejak SD saya punya Hobby terhadap dunia musik)  ketika tanpa direncanakan sebelumnya saya akhirnya bisa menyaksikan konser musik “Generasi Wangi” dari “SLANK” band Rock legendaris Indonesia di Pacific Place. Ini merupakan kali pertama saya menyaksikan Live Show-nya SLANK . Sebelumnya Yukk sama –sama kita lihat sekilas perjalanan Band “Slank” dan prestasinya yang membuat mereka memiliki gelar Band Legendaris.

SLANK didirikan di Jakarta 31 tahun yang lalu (1983) dan mengeluarkan album pertamanya di tahun 1990 dengan Judul “Suit…Suit…Hehe….(Gadis Sexy)” saat itu saya masih SMP dan langsung terpana dengan Rock-nya SLANK yang khas juga lirik – liriknya yang Selengean, dan yang luar biasa sd tahun ini (2014) band ini sudah merilis lebih dari 35 Album. Ini Bukti bahwa SLANK adalah band legendaris yang masih sangat produktif dalam menghasilkan karya bermusiknya.

Masih Produktif dalam berkarya dan mengeluarkan album baru itu adalah suatu prestasi yang Luar Biasa keren, karena tidak semua band yang mampu bertahan eksis di kancah musik Indonesia masih rutin mengeluarkan karya – karya baru seperti SLANK ini. Bahkan banyak Band yang meskipun masih bertahan tapi mereka nyaris tanpa karya baru dan hanya mengandalkan lagu – lagu Jagoan yang masuk kategori Lagu Nostalgia-nya mereka.

Kalau kita liat Band yang lahir di periode yang kurang lebih sama dengan SLANK ada KLA Project, GIGI, DEWA, Kahitna, Riff, Sheila on 7, dll hanya sebagia kecil dari band – band ini yang masih rutin megeluarkan Album dan Lagu Hits, artinya memang tidak mudah untuk mempertahankan eksistensi dengan mengeluarkan karya – karya baru yang sukses diterima masyarakat.

Prestasi yang dicapai SLANK seperti diatas tentu tidak dicapai dengan mudah begitu saja, banyak tantangan yang mereka hadapi mulai dari kasus kecanduan narkoba yang dihadapi beberapa personelnya dan mereka berjuang keras hingga kini mereka sudah “bersih” dari narkoba, lalu juga keluarnya tiga personel mereka di tahun 1996 juga merupakan titik terberat dalam perjalan karir Band ini dan tantangan lainnya sepanajang eksistensi mereka selama 31 tahun ini.

Dari sekilas kisah dan prestasi Band Legendaris SLANK maka kita  bisa mendapatkan pembelajaran tentang (1) Apa yang mereka lakukan untuk meraih Sukses (2) Mempertahankan Sukses disaat menghadapi tantangan dan (3) Meningkatkan kesuksesan dengan rutin mengeluarkan karya baru (Kreatifitas dan Inovasi)

Pembelajaran tersebut diatas bukan saja bisa kita dapatkan dari SLANK tetapi bisa dengan mudah kita liat contoh – contoh-nya di dunia korporasi dimana begitu banyak perusahaan – perusahaan yang bisa meraih Sukses bahkan Sukses besar tapi kini sudah tidak besar lagi walaupun mereka masih eksis atau bahkan juga tidak sedikit perusahaan yang pernah besar tapi kini bahkan sudah tiada karena bangkrut.

Kita mengenal kisah sukses Apple yang Didirikan di Tahun 70-an oleh mendiang Steve Jobs dan mengawali Suksesnya di dunia korporasi dengan produk Personal Computernya lalu memasuki tahun 90-an adalah merupakan masa terburuk dalam perjalanan Apple karena menurunya pendapatan perusahaan bahkan sampai merugi walaupun akhirnya memasuki tahun 2000an Apple mampu bangkit menjadi sang Inovator di dunia teknogi dengan produk – produk “Gila’nya.

Kita juga menggenal General Electric (GE) satu Group konglemorasi dari Amerika Serikat yang didirikan oleh Thomas Alfa Edison dan kini GE sudah berusia lebih dari 100 tahun. Untuk GE kita bisa melihat kisah yang berbeda dimana Apple pernah mengalami masa kejatuhan yang cukup signifikan maka GE berhasil Sukses mempertahankan dan bahkan terus mengembangkan kesuksesannya sampai degan hari ini.

Maka benang merah dari kisah Sukses Slank, Apple dan General Electric yang utama adalah pentingnya untuk Suatu Band, Perusahaan atau bahkan Individu untuk terus menerus melakukan Inovasi. Steve Jobs mengatakan “Inovasilah yang membedakan seorang Pemimpin dan Pengikut” selain itu Peter Drucker yang merupakan Bapak Manajemen Dunia mengatakan “Bisnis hanya memiliki dua Fungsi, yaitu Pemasaran dan Inovasi”.

Yuk Kita Jadikan diri kita selalu melahirkan kreasi – kreasi baru dan Inovasi baru untuk terus eksis dan bahkan bertumbuh di era kompetisi tinggi ini.

Salam Sukses Mulia

Perlu Trainer, Motivaor atau Coach di bidang sales?

Hubungi Adriano Giovani

Hp          : 081584773870

Email      : adri_49a@yahoo.co.id

Website   : http://adrianogiovani.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *