NAIK KELAS dengan ELEGAN

Pembeda
January 6, 2017
Mengambil Pelajaran Dari Kejadian “KONYOL”
January 25, 2017

Ada pepatah bijak yang bilang, jika Anda ingin menjadi Luar Biasa dengan ide-ide dan insights yang cemerlang, banyak-banyaklah membaca. Namun membaca saja tidaklah pernah cukup. Bobot bacaan Anda sangat menentukan. Jika Anda hanya membaca buku-buku literatur populer, buku-buku best sellers memberikan Anda insights yang berharga namun tidak akan cukup untuk membuat Anda unik dan rise above the crowd. Karena semua memiliki pegangan yang sama, atau tepatnya sudah menjadi mainstream.

Ada banyak buku leadership dan manajemen yang bobotnya tidak kalah dengan buku-buku populer yang banyak menghiasi rak-rak toko buku Gramedia. Salah satunya adalah 48 Laws of POWER nya Robert Greene. Buku ini menawarkan ulasan-ulasan unik dan valid secara ilmiah yang jarang dimunculkan buku populer lainnya.

Sebagaimana Robert Greene mengajarkan aturan-aturan terpenting tentang power atau kekuasaan dalam seni kepemimpinan, dalam bukunya Greene mengajarkannya dalam bahasa yang lugas dan sangat membumi.

Inilah yang menjadi aturan Greene yang pertama dari 48 Laws of Power, NEVER OUTSHINE THE MASTERS.

Ketika kita punya keinginan kuat untuk berkarir cemerlang, ternyata aturan utamanya adalah JANGAN PERNAH KECEMERLANGAN ANDA meredupkan pesona superior (atasan) Anda. Ini adalah insights yang sangat unik, dan seringkali kita menyikapi hal ini dengan salah.
Selama ini yang kita biasa kita pahami adalah jika ingin bersinar pancarkan pesonamu sekuat-kuatnya.

Dalam usaha Anda menjadi bersinar dalam menapaki karir Anda, Anda harus tetap membikin orang yang ada diatasan Anda tetap merasa nyaman, tidak terintimidasi dengan sepak terjang Anda. Buatlah siapapun yang berada diatas Anda menjadi orang yang penting, tidak merasa terpojok dengan kehadiran Anda. Gunakan kecemerlangan Anda untuk mensupport dan melayani orang-orang diatas Anda.

Karena keinginan untuk dihargai dan dihormati juga merupakan kebutuhan dasar manusia juga dalam Maslow Hierarchy of Needa. Jika Anda terlalu mendominasi dan bahkan mengecilkan peran atasan Anda, bisa jadi Anda telah merampas hak mereka. Maka wajar jika kadang atasan akan menyerang balik Anda jika keberadaan mereka terancam. Bukankah ini malah menghambat kecemerlangan karir Anda, karena Anda sudah melupakan satu hal…RESPECT.

Jurus ini juga sangat berguna untuk digunakan dalam dunia Penjualan. Dalam konteks ini pelanggan adalah raja dan juga superior kita yang harus kita layani. Langkah pertama yang kita lakukan adalah membuat mereka nyaman dan tidak terintimidasi dengan penawaran kita melalui sikap kita.

Kadang sebagai seorang sales, kita terlampau dominan dan terlalu bersemangat menjelaskan semua keunggulan produk yang kita tawarkan. Namun kita lupa, klien punya hak yang lebih banyak untuk didengarkan. Berikan ruang kepada mereka agar mereka tetap merasa lebih superior dari kita. Meskipun ujungnya kita jualah yang mengendalikan. Gunakan kecemerlangan dan kecerdasan secara utuh untuk melayani superior kita. Dan tanpa Anda sadari, Andalah yang memegang kemenangan itu, dengan tanpa sedikitpun merendahkan.

Selamat berhari senin Sahabat2ku.

#DariAdri
Adriano Giovani
(Excellent Improvement Trainer)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *